Implementasi Health Education Meningkatkan Kesiapan Keluarga Merawat Pasien Stroke

Abstract

Editor yang terhormat...

Stroke merupakan penyakit kardiovaskuler yang diperkirakan 25 juta penderitanya secara global berakhir dengan kematian pada tahun 2030. Angka kejadian stroke di Indonesia pada tahun 2018 adalah 12,1 kasus per 1000 penduduk yang didominasi oleh laki-laki berusia 75 tahun keatas1,2. Stroke terjadi akibat terhentinya aliran darah pada otak, ditandai dengan hilangnya kemampuan motorik dan komunikasi serta kemunduran kognitif sehingga pasien sering mengalami keputusasaan dalam proses penyembuhan3,4. Dukungan keluarga pada fase rehabilitasi sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup pasien pasca stroke16.

Penyampaian informasi dankoordinasi antar tim kesehatan yang kurang baik menyebabkan pengetahuan keluarga tentang penanganan penyakit tidak lengkap2.Sebagian keluarga belum sepenuhnya siap dalam melanjutkan perawatan dirumah setelah pemulangan padahal hampir semua penderita stroke yang bertahan hidup mengandalkan keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya5,6,11.

Penyuluhan dan edukasi merupakan salah satu pilar pengelolaan pasienstroke7. Pengetahuan tentang pencegahan decubitus, penanganan nyeri, keberlanjutan terapi, pemenuhan diet serta keterampilan keluarga melakukan Range of motionmenyebabkan keluarga lebih siap dalam merawat anggota keluarganya8,9.

Kewajiban perawat memberikan edukasi dan memastikan transisi perawatan kepada keluarga sebagai agen perawatan bagi pasien saat dirumah10. Pemberian edukasi minimal dua kali, pertemuan pertama ditujukan pada fungsi memori jangka pendek dengan substansi materi ringkas dan terarah sedangkan follow up pada pertemuan kedua membantu pasien dan keluarga mengingat kembali materi yang telah disampaikan agar terserap kedalam memori jangka panjangnya11,12.Identifikasi anggota keluarga untuk kepentingan edukasi perlu memperhatikan latar pendidikan dan tingkatan usia produktif sedangkan pemilihan media yang edukasi yang efektif adalah kombinasi komponen audio, visual dan video serta komponen penentunya adalah kemampuan komunikasi terapeutik perawat yang sangat berpengaruh pada fase terminasi proses layanan keperawatan13-15.

Published
2020-04-27
How to Cite
Syahwal, M. (2020). Implementasi Health Education Meningkatkan Kesiapan Keluarga Merawat Pasien Stroke. Jurnal Keperawatan, 3(03), 23 - 25. Retrieved from https://stikesks-kendari.e-journal.id/JK/article/view/255

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.