Pengaruh Pemberian Jus Alpukat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi

  • Heriyanto Heriyanto Stikes Karya Kesehatan
Keywords: Tekanan Darah, Hipertensi dan Alpukat

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas  140 mgHg dan tekanan diastoliknya di atas 90 mmHg. Alpukat merupakan buah yang dapat menormalkan tekanan darah, hal ini karena adanya senyawa kalium dan flavonoid dalam buah alpukat menyebabkan buah alpukat berefek menurunkan tekanan darah.

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian  jus alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Motaha Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group pre–post test dan telah dilaksanakan pada tanggal 15-22 Februari  di wilayah  kerja puskesmas Motaha. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi baik  primer dan sekunder. tahun 2014  periode Januari-Februari sebanyak   86 orang dan sampel sebanyak 46 orang yang diperoleh secara Accidental Sampling dan, data diperoleh menggunakan kuisioner dan di uji menggunakan uji paired sample t test.

Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 46 sampel, setelah diberikan jus alpukat, sampel yang tekanan darahnya sedang mengalami penurunan sebesar 17,3% begitu pula dengan penderita yang tekanan darahnya berat, mengalami penurunan sebesar 26,2%, kemudian pada sampel yang tekanan darahnya rendah, setelah diberikan jus alpukat meningkat sebesar 43,5%.

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Tekanan darah penderita Hipertensi sebelum diberikan jus alpukat, sebagian besar yakni 54,3% dalam kategori sedang dan setelah diberikan jus alpukat, sebagian besar yakni 50,0% dalam kategori ringan dan ada  pengaruh pemberian jus alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi  dengan nilai p=0,001. Saran dalam penelitian ini adalah bagi masyarakat agar dapat menjadi sumber informasi tentang khasiat  jus alpukat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan dapat  menerapkan pemberian jus alpukat untuk menurunkan tekanan darah. Bagi peneliti lain agar dapat agar menjadi bahan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang gizi klinik menjadi bahan pustaka dan informasi tambahan bagi penelitian selanjutnya yang tertarik untuk mengkaji masalah yang relevan dengan penelitian ini. Bagi peneliti agar menjadi pengalaman nyata penerapan metodologi penelitian dan menambah wawasan serta pengetahuan tentang manfaat jus alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi

References

Adriani dan Wirjatmadi, 2012. Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.
Amran. Y, dkk, 2010. Pengaruh Tambahan Asupan Kalium dari Diet terhadap Penurunan Hipertensi Sistolik Tingkat Sedang pada Lansia
Basha, A., 2005. Kelebihan Berat Badan Hubungannya Dengan Penyakit Jantung Koroner. Jurnal Kardiologi Indonesia.Volume: 20, No: 4, Oktober – Desember.
Bruner & Suddarth, 2007.Buku ajar patologi II.EGG : Jakarta
Bustam, 2007. HIpertensi dan Penangannya. Karya Medika. Jakarta.

Dewi. S & Familia. D, 2010. Alpokat dan Hipertensi. Nuha Medika. Yogyakarta.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, 2013. Profil dinas kesehatan provinsi Sulawesi tenggara. Kendari.
George Mateljan Foundation, 2010. Keajaiban
Hull, 2009. Penyakit jantung , hipertensi dan nutrisi. Bumi aksara. Jakarta.
Rahardjo P, 2007. Pengaruh Jus Tomat Terhadap Perubahan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik Pada Penderita hipertensi
Sugiono, 2011.Statistik Untuk Penelitian. Edisi Revisi, Alfabeta ; Bandung
Khasanah, N., 2012. Waspadai Beragam Penyakit Degeneratif Akibat Pola Makan. Transmedia. Yogyakarta.
Notoatmodjo Soekidjo, 2005. Metodologi Penelitian. Rineka Cipta, Jakarta.
,2007.Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Rineka Cipta, Jakarta.
Nurheti, 2009. Khasiat Buah Alpokat bagi Penderita Hipertensi. Mulya Sentosa. Jakarta.
Prasetyawati, 2012. Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Nuha Medika. Yogyakarta.
Proverawati, 2010. Ilmu Gizi untuk Keperawatan dan Gizi Kesehatan. Nuha Medika.Yogyakarta.
Puskesmas Motaha, Profil Puskesmas Motaha Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. 2013.
Shanty, M., 2012. Silent Killer Disease. PT. Buku Kita. Yogyakarta.
Taufik, 2010. Keunggulan Buah Alpokat. Nuha Medika. Yogyakarta
Vita health, 2006. Hipertensi. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Published
2014-08-20